Ayo Bung Rebut (Piala Thomas dan Uber) Kembali !! Mei 10, 2008
Posted by zakyalhamzah in Olahraga dan Pemuda.Tags: Kebangkitan Nasional
trackback
Ayo ayo mari kita dukung dengan semangat kebangkitan nasional perjuangan pemain bulu tangkis kita dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Thomas dan Uber 2008.Hari minggu ini (11/5) Indonesia berpeluang membawa pulang Piala Thomas dan Uber setelah sekian tahun direbut pemain China untuk Piala Thomas di tahun 2006. Di Piala Uber, China sudah merebutnya lima kali berturut-turut dari tahun 1998 hingga 2006.
Ayo ayo ini kesempatan emas bagi pemain-pemain kita untuk membawa pulang Piala Thomas dan Uber. Untuk Piala Thomas, Indonesia kali terakhir eraihnya tahun 2002 di Guangzhou China dengan mengalahkan Denmark. Sedangkan tim putri, terakhir kali merengkuh Piala Uber tahun 1996 di Hongkong. Prestasi terbaik terjadi di Tahun 1994 dan 1996 yakni mengawinkan Piala Thomas dan Uber.
Tahun ini momentum tepat mengembalikan kejayaan olahraga bulu tangkis Indonesia di eksibisi dunia. Bersama semangat satu Abad Kebangkitan Nasional, kita gelorakan semangat itu di seluruh penjuru Indonesia untuk memberikan dukungan pada Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, Chandra Wijaya yang berpasangan dengan Nova Widianto. Jangan lupa juga memberikan dukungan pada Markis Kido/Hendra Setiawan yang menjadi juara ganda putra.
Namun dukungan besar berlipat-lipat layak kita berikan pada atlet putri yang sejak tahun 1998 sulit membawa pulang Piala Uber. Ayo ayo tahun ini mari kita dukung ramai-ramai Maria Kristin, Adriyanti Firdasari, Pia Zebadiah Bernadet dan fransisca Ratnasari yang bermain di tunggal putri. Serta Vita Marissa/Liliyana Natsir, Greysia Polli/Jo Novita dan Endang Nursugianti/Rani Mundiasti. Mereka layak kita support setiap pertandingan berlangsung atau diluar pertandingan.
Ayo ayo jadikan momentum 100 tahun Kebangkitan Nasional sebagai pembakar semangat atlet-atlet terbaik bulu tangkis Indonesia. Di pundak mereka nama Indonesia bisa berjaya kembali di kejuaraan paling bergengsi bulu tangkis.
Apakah Piala Thomas dan Uber bisa disandingkan lagi, atau minimal satu piala dibawa pulang di rumah sendiri? itu tergantung komitmen, semangat dan perjuangan dari para atlet. Namun, dukungan dari rakyat Indonesia perlu menjadi semangat supaya mereka merasa termotivasi untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa ini.
Berikan perlawanan yang fair penuh strategi terbaik pada pemain-pemain China, denmark, Belanda maupun Malaysia. Jangan minder atas kebesaran pemain mereka atau negara mereka. Bagaimanapun dunia sudah mengetahui kehebatan dan prestasi bulu tangkis kita. Sekarang tergantung pemain kita di lapangan, dalam menyuguhkan permainan yang bagus serta konsisten.
Buat penonton Indonesia, jadilah penonton yang baik dan atraktif. Sebagai tuan rumah, tunjukkan jika yel-yel dukungan kita sangat membantu perjuangan atlet-atlet Indonesia. Jangan memberikan dukungan melecehkan pada pemain lawan, tapi berikan hormat pada mereka dan ucapan selamat secara adil jika mereka menang.
Ayo ayo sekali lagi kita dukung semangat pemain kita meraih kembali Piala Thomas dan Uber, syukur bisa menyandingkannya. Semoga !!
” Salam Kebangkitan Nasional “
Komentar»
No comments yet — be the first.